jam

Minggu, 15 Juni 2014

Interjection

Interjection

Interjection adalah ucapan pendek yang digunakan untuk mengungkapkan emosi. Kata seru bahasa Inggris ini merupakan satu dari delapan part of speech. 

Penggunaan Interjection

Interjection yang lebih banyak digunakan pada speaking daripada writing (sangat jarang pada formal atau academic writing), bisa berdiri sendiri maupun masuk didalam kalimat. Jika berada didalam kalimat, interjection tidak atau hampir tidak memiliki hubungan gramatikal dengan kalimat tersebut.

Tanda Baca pada Interjection

Interjection biasanya diikuti oleh tanda koma atau seru. Namun kadang-kadang dapat diikuti oleh tanda tanya. Comma (koma) biasanya untuk mild interjection dimana kebanyakannya berupa parenthetical element yang dipisahkan oleh satu koma jika terletak pada awal kalimat atau satu set koma jika terletak di tengah kalimat, sedangkan exclamation mark (tanda seru) digunakan pada strong interjection untuk mengungkapkan seruan yang lebih kuat seperti terkejut, marah, kegembiraan, maupun perasaan mendalam lainnya. Kadangkala ekspresi terkejut dapat pula dengan menggunakan question mark (tanda tanya).

Contoh Interjections

Beberapa contoh interjection dalam kalimat adalah sebagai berikut.
AbjadContoh InterjectionArtiContoh Interjection dalam Kalimat
Aahekspresi senang“Ah, the weather is good.”
ahamengerti, keberhasilan“Aha! Then you act as if you don’t know anything.”
alasekspresi sedih atau kasihan“Alas, he failed.”
arghekspresi kesal, marah, frustasi“Argh, I did many mistakes!”
awmenyesal atau kasihan pada orang lain“Aw, you make her cry.”
Bbahmeremehkan, jengkel“Bah, he makes me laugh!”
boopenolakan, penghinaan“Boo, get away from here!”
Ddearekspresi terkejut atau kasihan“oh dear, are you ok?”
Eeekterkejut, takut“eek, a cockroach on my foot!”
ehmeminta pengulangan atau konfirmasi“Eh? I didn’t hear you.”
erekspresi ragu-ragu“His name is…er…Deni.”
ew, ewwjijik“eww, your socks smell bad.”
Ggrrmarah, menggeram“grr, I’ll smack him!”
Hhelloekspresi sambutan“Hello. How are you?”
heymeminta perhatian“Hey! He comes!”
ekspresi terkejut“Hey! It’s cool.”
hiekspresi sambutan“Hi! Come and join us.”
hmmekspresi ragu-ragu atau ketidaksetujuan“Hmm. I’ll answer you later.”
huhterkejut acuh tak acuh“huh, you’re great.”
konfirmasi“You made her angry, huh?”
Mmmekspresi senang“mmm, this cake is yummy.”
Ooh, oekspresi terkejut“Oh! It was you.”
ekspresi perkiraan“Oh, around 21 milles.”
ekspresi rasa sakit“oh, I’m dizzy.”
oohtakjub“Ooh, the most advanced car that I’ve ever seen.”
ooh-la-laolok-olok halus“In red top to toe? Ooh-la-la!”
oopsterkejut dengan kesalahan sendiri“Oops, I stepped your shoes.”
ouchekspresi rasa sakit“Ouch! It hurts!”
oymeminta perhatian“Oy! Look at me!”
PpffTidak terkesan“Pff, My little brother can do better than him.”
Ttsk-tsk, tut-tutkecaman“Tsk-tsk, he made me wait for two hours.”
Uuhekspresi ragu-ragu“Uh. I’ve no clue.”
uh-huhekspresi setujuA: “Should we come to the meeting?”
B: “uh-huh.”
uh-ohkhawatir, cemas“uh-oh, the debt collector will arrive soon.”
um, ummekspresi ragu-ragu“He lives on…um…Wolter Monginsidi Street.”
Wwellekspresi terkejut“Well you really do that!”
whoabingung, heran, takjub“Whoa, she made it byherself”
wowterkejut“wow, It’s great idea.”

Gerund

Pengertian Gerund

Gerund adalah suatu kata yang dibentuk dari verb (kata kerja) dengan ditambahkan suffix (akhiran) -ing dan berfungsi sebagai noun (kata benda).
Kata ini merupakan verbal, yaitu suatu kata yang dibentuk dari kata kerja, namun berfungsi sebagai part of speech lain. Verbal yang lain yaitu infinitive dan participle. Seperti verbal lainnya, kata ini lebih umum untuk menamai action (aksi) atau state of being (keadaan). Verbal ini dapat dipadukan dengan modifier dengan atau tanpa tambahan noun(s)pronoun(s), atau noun phrase membentuk gerund phrase. Karena berfungsi sebagai kata benda, maka harus ada verb lain dalam suatu kalimat.

Contoh Gerund:

gerund

Penggunaan dan Contoh Gerund

Beberapa penggunaan dan contoh kalimat gerund adalah sebagai berikut.
Penggunaan GerundContoh Kalimat GerundKeterangan
Subject of a SentenceBinging is a phase frequently done by a bulimic.binging dan running merupakan subject of sentence
Running may be hard for some people.
Direct ObjectI hate waiting.waiting merupakan direct object dari verb hate
I hope they enjoy my writing.writing merupakan direct object dari verb enjoy
Subject ComplementMy bestfriend’s favorite activity is shopping.shopping merupakan subject complement dari verb is
Object of a PrepositionThey disscussed an article about telling the truth.telling the truth dan removing some substatial data masing-masing merupakan object dari preposition about dan for
The manager scolded the worker for removing some substantial data.
AppositiveHis hobby, sailing, takes a lot of time.sailing dan shopping merupakan appositives
My bestfriend’s favorite activity, shopping, has made her spend much money.

Verb yang Diikuti Gerund

Verb yang diikuti oleh gerund dapat berupa verb tanpa tambahan agent atau dengan tambahan agent. Detail dan contohnya dalam kalimatnya adalah sebagai berikut.
KondisiContoh VerbContoh Kalimat Gerund
Tanpa tambahan agentacknowledge, admit, advise, anticipate, appreaciate, avoid, begin, celebrate, consider, continue, deny, discuss, dislike, endure, enjoy, finish, forget, give up, hate, help, practice, prefer, recommend, regret, remember, start, stop, teach, understand I hate working with him.
The student has finished studying.
Perlu tambahan agenthear, watch, seeWe heard him singing the song. (him= agent)
I saw the man walking on the street. (the man= agent)
Beberapa expression juga dapat diikuti oleh verbal ini, yaitu: worthrather than, dan instead of.
ExpressionContoh Kalimat
WorthIt is worth reading the book.
Rather thanI prefer to sleep rather than going to the party.
Instead ofInstead of paying the baggage fees, she will only carry a small backpack.

Kapan Harus Menghindari Gerund?

Verbal ini perlu dihindari* penggunaannya ketika ada noun relevan berdasarkan kata kerja yang sama.

Contoh:

  • Your designs need some improving. —> Your designs need some improvement.
  • The activating may take up to five minutes. —> The activation may take up to five minutes.

Conditional Sentence

Pengertian Conditional Sentence

Conditional sentence adalah complex sentence (kalimat majemuk) yang dibentuk dari subordinate clause yang diawali dengan subordinate conjunction if berupa condition (syarat) dan main clause berupa result/consequence (hasil).
Ada 4 tipe conditional sentence yang biasa digunakan, yaitu: tipe 1, tipe 2, tipe 3, dan tipe 0. Condition pada conditional sentence tipe 1 mungkin dipenuhi, tipe 2 tidak atau hampir tidak mungkin dipenuhi, tipe 3 tidak mungkin dipenuhi (unreal), sedangkan tipe 0 selalu terwujud karena merupakan scientific fact/kebenaran ilmiah.

Rumus Conditional Sentence

Rumus Umum

conditional sentenceSecara umum, rumus kalimat pengandaian ini adalah sebagai berikut.
if + condition, result/consequence
atau tanpa tanda baca koma:
result/consequence + if + condition

Rumus Conditional Sentence berbagai tipe

TypeRumus Conditional Sentence
0if + simple present, simple present
1if + simple present, will + bare infinitive
2if + simple past, would/could/might + bare infinitive
3if + past perfect, would/should/could/might have + past participle

Contoh Conditional Sentence

Berikut contoh conditional sentence pada berbagai tipe sesuai dengan rumus di atas.
TypeContoh Conditional Sentence
0If we burn paper, it becomes ash.
(Jika kita membakar kertas, itu menjadi abu.)
1If I meet himI will introduce myself.
(Jika saya bertemu dia, saya akan memperkenalkan diri.)
2If it rained tomorrow, I would sleep all day.
(Jika besok hujan, saya akan tidur sepanjang hari.)
3If you had remembered to invite me, I would have attended your party.
(Jika kamu ingat mengundang saya, saya akan hadir di pestamu.)

Negatif if + condition

Rumus: if…not dapat digantikan dengan unless.

Contoh conditional sentence: if…not dan unless:

Dengan menggunakan rumus negatif if, contoh conditional sentence seperti di bawah ini.
  • If the students do not understand, they will raise their hand to ask.
  • Unless the students understand, they will raise their hand to ask.

Reported Speech

Pengertian Reported Speech

Reported speech atau indirect speech adalah suatu cara mengungkapkan apa yang orang lain (speaker)  telah katakan secara langsung (direct/quoted speech) berupa pernyataan, pertanyaan, atau ucapan lainnya dengan mengubah format pembicaraan tersebut sehingga menjadi lebih jelas, alami, dan efisien bagi pendengarnya. Logikanya, seorang penyampai berita tidak melaporkan persis setiap kata yang diucapkan oleh seseorang.
Direct speech yang diubah menjadi reported speech tersebut dapat berupa statement (pernyataan), imperative [command (perintah), invitation (undangan), request (permintaan)], yes/no question (pertanyaan), maupun information question (pertanyaan akan informasi).

Contoh:

ReportingContoh Kalimat Direct SpeechContoh Kalimat Reported Speech
Statement“I’m not hungry now.”
(Saya tidak lapar sekarang.)
He said that he was not hungry at that time.
Imperative“Do not touch my computer!”
(Jangan sentuh komputerku!)
She told me not to touch her computer.
Yes-no question“Did you eat my cake?”
(Apakah kamu makan kueku?)
She wanted to know if I’d ate her cake.
Information question“Who is the winner?”
(Siapa pemenangnya?)
He asked me who the winner was.

reported speechCara Mengubah Direct Menjadi Reported Speech

Pada dasarnya, direct speech diubah menjadi reported speech dengan menghilangkan tanda baca kutip, menghilangkan huruf kapital didalam kalimat,  menambahkan that (optional), mengubah pronoun (menjadi orang ketiga), memodifikasi verb, mengoreksi time reference (waktu yang disebutkan dalam pembicaraan) dan/atau menambahkan whether atau if (conditional). Berikut adalah beberapa penjelasannya .

Time References

Perbandingan time references pada direct dan reported speech adalah sebagai berikut.
Direct SpeechReported Speech
herethere
last month/yearthe month/year before, the preceding month/year, the previous month/year
next month/yeara month/year later, the following month/year, the next month/year
nowat that time, then
todaythat day
tomorrowa day later, the following/next day
yesterdaythe day before, the previous day
two days/weeks agotwo days/weeks before, two days/weeks earlier

Contoh perubahan time reference:

Contoh Kalimat Direct SpeechContoh Kalimat Reported Speech
“Will I receive the packet tomorrow?”
(Akankah saya menerima paket tsb besok?)
He asked if he would receive the packet the following day.
“I have to return the book two days ago.”
(Saya harus mengembalikan buku tsb dua hari lalu.)
She said that she had to return the book two days earlier.

Menambahkan whether atau if

Whether atau if ditambahkan untuk menyampaikan kalimat yes-no question yang telah didengar sebelumnya. Yes-no question merupakan bentuk pertanyaan yang membutuhkan jawaban yes atau no.

 Contoh:

Contoh Direct SpeechContoh Kalimat Reported SpeechKeterangan
“Do you have a little time?”
(Apa kamu punya sedikit waktu?)
He asked me if I had a little time.Jawaban dari pertanyaan pada direct speech: Yes, I do atau No, I don’t 
“Have you heard the news?”
(Sudahkah kamu mendengar berita tsb?)
She wanted to know whether I had heard the news.Jawaban dari pertanyaan pada direct speechYes, I have atau No, I haven’t 

Passive Voice

Pengertian Passive Voice

Passive voice adalah suatu grammatical construction (bentuk gramatikal) dimana subject kalimat tidak melakukan aksi, melainkan menerima aksi atau ditindaklanjuti (receiver of action) oleh agent lain (doer of action) baik disebutkan ataupun tidak.  Sebaliknya, pada konstruksi active, subject berhubungan langsung dengan verb dengan bertindak sebagai pelaku aksi. Kalimat aktif dapat ditransformasi menjadi pasif, namun hanya transitive verb (diikuti direct object) yang dapat diberlakukan demikian.

Rumus Passive Voice

Rumus passive voice adalah sebagai berikut di bawah ini. passive voice

Catatan:

  • Auxiliary verb dapat berupa primary auxiliary verb be (is, are, am, was, were, be, been, being), kombinasi antara dua primary (is/are being, was/were being, has/have been) atau antara primary dan modal auxiliary verb (will be, will have been).
  • Past participle yang digunakan berupa kata kerja transitive.
Contoh: She can’t drive a car. (active voice, transitive), He always come on time. (active voice, intransitive)
  • Perubahan bentuk dari base form ke past tense dan past participle secara regular atau irregular.
Contoh: play (base form) —> played (past participle), sing (base form) —> sung (past participle)

Contoh Kalimat Passive Voice pada Auxiliary Verb be:

KomponenContoh Kalimat Passive Voice
SubjectbePP
IampaidI am paid in dollars. (Saya dibayar dalam dollar.)
the red velvet recipeisusedThe red velvet recipe is used by many people. (Resep red velvet tsb digunakan oleh banyak orang.)
all of my shoesarewashedAll of my shoes are washed every month. (Semua sepatu saya dicuci setiap bulan.)
large amounts of meat and milkareconsumedLarge amounts of meat and milk are consumed by many people in the countries. (Sejumlah besar daging dan susu dikonsumsi oleh banyak orang di negara-negara tsb.)
the bookwaseditedThe book was edited by Beatrice Sparks. (Buku tsb disunting oleh Beatrice Sparks.)
the bookswereeditedThe books were edited by Beatrice Sparks. (Buku-buku tsb disunting oleh Beatrice Sparks.)

Pengecualian pada Transitive Verbs

Tidak semua transitive verb, kata kerja yang memiliki direct object, dapat dipasifkan. Beberapa kata kerja tersebut yang antara lain: have, become, lack, look like, mean, dll akan terdengar tidak wajar maknanya ketika dipasifkan. Beberapa contoh kalimat dari kata kerja tersebut adalah sebagai berikut.

Contoh:

  • I have a great new idea. —> tidak dapat dipasifkan dengan: A great new idea is had by me.
  • The snack contains aspartame. —> tidak dapat dipasifkan dengan: Aspartame is contained by the snack.

Conjunction

Pengertian Conjunction

Conjunction adalah kata atau kelompok kata yang berfungsi menghubungkan dua kata, phrase (frasa), clause (klausa), atau paragraph (paragraf). Kata ini merupakan satu dari delapan part of speech.

Macam dan Contoh Kalimat Conjunction

Adapun macam dan contoh kalimat conjunction antara lain sebagai berikut.
Macam ConjunctionPenjelasan SingkatContoh ConjunctionContoh Kalimat Conjunction
Coordinate ConjunctionKata hubung ini digunakan untuk menghubungkan dua konstruksi gramatikal yang sama yaitu: kata, phrase atau clause.and, or, forI love running and swimming.
(Saya suka lari dan berenang.)
Correlative ConjunctionKata hubung ini digunakan berpasangan untuk menunjukkan hubungan antara dua kata, phrase , atau clause.as… as, both… and…, either… or…Diana is as beautiful as her sister.
(Diana secantik saudaranya.)
Subordinate ConjunctionKata hubung ini digunakan untuk membangun hubungan ide antara dependent clause dengan main clause.where, although, so that, otherwiseNobody knows where she lives now.
(Tak seorangpun tau dimana dia tinggal sekarang.)
Adverbial Conjunction / Conjunctive Adverb / Connecting AdverbKata hubung berfungsi pula sebagai adverb. Sebagai kata hubung, kata ini berfungsi untuk menghubungkan dengan logis dua independent clause, sedangkan sebagai adverb, untuk menerangkan clause kedua.also, however, rather, thusShe’s not bad; rather, she’s very kind.
(Dia tidak jahat; sebaliknya, dia sangat baik.)

Sabtu, 14 Juni 2014

Preposition

Pengertian Prepositional Phrase

Preposition biasanya diikuti oleh object. Object of a preposition tersebut dapat berupa noun (kata benda), pronoun (kata ganti), gerund (kata benda jadian), atau noun phrase (frasa kata benda). Prepositional phrase adalah gabungan antara preposition dengan object tersebut. Preposition yang digunakan dapat berupa one word preposition (terdiri dari satu kata) maupun complex preposition (gabungan antara preposition atau dengan part of speech lain). Part of speech tersebut diposisikan sebelum atau diantara dua preposition.

Contoh Kalimat Prepositional Phrase

Beberapa contoh prepositional phrase hasil bentukan antara preposition (one word atau complex) dengan object-nya (noun, pronoun, gerund, atau noun phrase) dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
NoPrepositionsObject of PrepositionsContoh Prepositional Phrase
One WordComplexNounPronounGerundNoun Phrase
1at
work


at work
2between

us

between us
3about


walking for health
by walking
4in



the waiting roomin the waiting room
5
in front ofguests


in front of guests
6
because of
you

because of you
7
together with


my parentstogether with my parents
dengan contoh kalimatnya:
  • We talked about walking for health this morning. (Kami membicarakan tentang berjalan untuk kesehatan pagi ini.)
  • She is still sitting in the waiting room. (Dia masih duduk di ruang tunggu.)

Part Of Speech

Pengertian, Jenis dan Contoh Parts of Speech

Arti dari part of speech adalah bagian – bagian kalimat. Berdasarkan fungsinya di dalam kalimat, kata dibagi menjadi  beberapa jenis, yaitu : 
1. Nouns
Nouns atau kata benda adalah kata-kata yang mencakup nama orang, tempat dan benda baik yang bersifat abstrak maupun konkret, baik yang dapat dihitung atau yang tidak dapat dihitung.
Jenis kata ini memiliki fungsi di dalam kalimat, yaitu :
a.   Subjek
b.      Objek
c.       Complement
d.      Objek dari kata depan
e.       Bagian dari bentuk possesive
2. Verbs
Verbs atau kata kerja adalah kata yang di dalam kalimat berfungsu sebagai predikat. Kata ini dibedakan menjadi dua, yaitu:
a.       Auxiliary verbs : to be, to have, to do, to go dan modals
b.      Ordinary verbs : to write, to speak, to bring, etc.
3. Adjectives
Adjectives atau kata sifat adalah kata yang berfungsi menerangkan kata benda tidak memiliki bentuk jamak (plural) dan tunggal (singular).  Jenis kata sifat yaitu :
a.       Quality                  : fat, clever, dry, good, etc.
b.      Demonstrative       : this, that, these, those
c.       Distributive           : each, every, either, neither
d.      Quantitative          : some, any, no, little, few, many, much
e.       Interrogative         : which, what, whosw, who, whom, where, when, why, how
f.       Possesive               : my, your, his, her, its, our, their
4. Adverbs
Adverbs atau kata keterangan adalah kata yang menerangkan kata kerja. Macam-macam kata keterangan ini adalah :
a.       Manner                  : slowly, clearly
b.      Place                      : beside, in, under
c.       Time                      : now, yesterday, next year
d.      Frequency             : never, always
e.       Certainly               : surely
f.       Degree                   : rather, hardly
5. Pronouns
Pronouns atau kata ganti adalah kata yang menggantikan kata benda. Dalam pemakaiannya, kata ini memiliki empat macam, yaitu :
a.       Personal pronoun              : I, you, he, she, it, we, they
b.      Possesive pronoun             : my, your, his, her, its, our, their
c.       Reflexive pronoun            : myself, yourself, themselves, himself, herself
d.      Relative pronoun               : who, whose, whom, which, that
6. Prepositions
Preposisi  atau kata depan adalah kata yang diletakan di belakang kata benda atau kata lainnya yang menandai bagaimana hubungan kata itu dengan kata sebelumnya. Preposisi menghubungkan antara kata benda dengan kata benda, kata benda dengan kata sifat, dan kata benda dengan kata kerja.
a.       Didahului adjectives         : good at, fond of, proud of, pleased with, etc.
b.      Didahului nouns                : arrival at, combination with, cooperation with, etc.
c.       Didahului verbs                 : agree to, apply for, borrow from, etc.
7. Conjunctions
Conjunctions atau kata hubung adalah kata yang menghubungkan klausa setara maupun klausa bertingkat. Oleh karena itu, kelompok kata ini secara umum dibagi menjadi dua bagian, yaitu :
a.       Coordinating conjunctions            : and, either... or, neither... nor, both...and.
b.      Subordinating conjunctions          : before, because, that, through, than
8. Articles
Articles  atau kata sandang adalah kata yang memberikan penanda atas sesuatu yang sudah tertentu (definite articles) dan sesuatu yang tidak tentu (indefinite articles)
a.       Indefinite articles  : a/an
b.      Definite articles     : the
9. Interjections
Interjections atau kata seru adalah kata-kata yang digunakan untuk mengungkapkan perasaan pembicara. Kata itu juga bersifat menarik perhatian pendengar. Secara umum, interjections digunakan untuk mengungkapkan hal-hal berikut, yaitu :
a.       Joy             : hurrah!
b.      Grief          : alas !
c.       Surprise     : wow! What !
d.      Approval   : bravo!

Tenses

Pengertian Tenses

Tenses adalah bentuk kata kerja dalam bahasa Inggris untuk menunjukkan waktu (sekarang, masa depan, atau masa lalu) terjadinya suatu perbuatan atau peristiwa. Di Indonesia dikenal 16 macam tenses bahasa Inggris.

Macam-Macam, Penggunaan, Rumus dan Contoh Kalimat Tenses

Berikut macam-macam, penggunaan, rumus dan contoh 16 macam tenses bahasa Inggris.
Macam-Macam TensesPenggunaanRumus TensesContoh Kalimat Tenses
Simple
Present Tense
Tense ini untuk menyatakan fakta,
kebiasaan, dan kejadian yang terjadi pada saat sekarang ini.
S + V-1We agree with the speaker’s
opinion.
(Kami setuju dengan opini pembicara.)
Present
Continuous Tense
Tense ini untuk membicarakan aksi yang
sedang berlangsung sekarang atau rencana dimasa depan.
S + am/is/are + present
participle
I’m driving a car to Bandung
now.
(Saya sedang menyetir mobil ke Bandung sekarang.)
Present
Perfect Tense
Tense ini digunakan untuk mengungkapkan
suatu aktivitas atau situasi yang telah dimulai di masa lalu dan telah
selesai pada suatu titik waktu tertentu di masa lalu atau masih
berlanjut sampai sekarang.
S + have/has + past
participle
I have lived in Cilegon for 3
months.
(Saya telah tinggal di Cilegon selama 3 bulan.)
Present
Perfect Continuous Tense
Tense ini untuk mengungkapkan aksi yang
telah selesai pada suatu titik dimasa lampau atau aksi telah dimulai
dimasa lalu dan terus berlanjut sampai sekarang.
S + have/has + been + present participleThe toddlers have been playing
a ball for an hour.
(Balita-balita itu telah bermain bola selama satu jam.)
Simple
Past Tense
Tense ini untuk menunjukkan bahwa suatu
kejadian terjadi dimasa lampau.
S + V-2The party started at 10.00 a.m.
(Pesta dimulai jam 10 pagi.)
Past
Continuous Tense
Tense ini digunakan untuk mengungkapkan
bahwa suatu aksi sedang terjadi pada waktu tertentu dimasa lampau.
S + was/were + present participleThe team was playing basketball
all day yesterday.
(Tim bermain basket sepanjang hari kemarin.)
Past
Perfect Tense
Tense ini untuk menyatakan bahwa suatu
aksi telah selesai pada suatu titik di masa lalu sebelum aksi lainnya
terjadi.
S + had + past participleWhen he came last night, the cake had run out.
(Ketika dia datang semalam, kue sudah habis.)
Past
Perfect Continuous Tense
Tense ini digunakan untuk mengungkapkan
suatu aksi (dengan durasi waktu tertentu) telah selesai pada suatu
titik waktu tertentu dimasa lalu.
S + had + been + present participleThe labors had been demonstrating
for an hour when the manager came.
(Pekerja telah berdemonstrasi selama satu jam ketika manager datang.)
Simple
Future Tense
Tense
ini untuk menyatakan bahwa suatu aksi terjadi dimasa depan, secara
spontan atau terencana.
S + will + bare
infinitive
You
will win the game.
(Kamu akan memenangkan permainan tersebut.)
S + be(is/am/are) + going + infinitiveI am going to meet him tomorrow.
(Saya akan menemuinya besok.)
Future
Continuous Tense
Tense ini untuk mengungkapkan aksi yang
akan sedang terjadi pada waktu tertentu di masa depan.
S + will + be + present participleHe will be sleeping at 10 p.m.
(Dia akan sedang tidur pada jam 10 malam.)
Future
Perfect Tense
Tense ini untuk mengungkapkan bahwa
suatu aktivitas akan sudah selesai pada suatu titik waktu di masa depan.
S + will + have + past participleAt this time next month, I’ll have finished
my English course.
(Pada waktu yang sama bulan depan, saya akan telah menyelesaikan kursus
bahasa Inggris.)
Future
Perfect Continuous Tense
Tense ini untuk mengungkapkan bahwa
suatu aksi akan sudah berlangsung selama sekian lama pada titik waktu
tertentu di masa depan.
S + will + have + been + present participleThe cat will have been sleeping long
when you get home.
(Kucing itu telah lama tidur ketika kamu pulang.)
Simple
Past Future Tense
Tense ini untuk menyatakan suatu aksi
yang akan dilakukan, membuat prediksi, dan membuat janji di masa depan
pada saat berada dimasa lalu.
S + would + bare infinitiveHe would forgive you.
(Dia akan memaafkanmu.)
Past
Future Continuous Tense
Tense ini untuk membicarakan suatu aksi
yang akan sedang berlangsung (berupa prediksi/rencana) di masa depan
pada saat berada dimasa lalu.
S + would + be + present participleShe would be working at nine
o’clock this morning.
(Dia akan sedang bekerja jam sembilan pagi ini.)
Past
Future Perfect Tense
Tense ini untuk membicarakan suatu aksi
aktivitas yang akan telah dilakukan di masa lalu. Bentuk ini juga
digunakan pada conditional
sentence type 3.
S + would + have + past participleI thought you would have slept
by the time I arrived.
(Saya pikir kamu akan sudah tidur pada saat saya tiba.)
Past
Future Perfect Continuous Tense
Mirip dengan future perfect continuous tense,
namun realisasi aksi yang dilakukan dapat diketahui sekarang karena
aksinya terjadi di masa lampau.
S + would + have + been + present participleHe would have been working as a
civil engineer in Jakarta by the end of this week last month.
(Dia akan telah bekerja sebagai enjinir sipil di Jakarta pada akhir
minggu ini bulan lalu.)